![]() |
| Tim LPP IPNU-IPPNU Bondowoso lakukan Turba untuk pengenalan media |
Muhammad Nur Haris, Anggota LPP PC IPNU Bondowoso menyampaikan, bahwa tantangan Pelajar NU hari ini. Tentu yang memiliki dominasi paling akurat adalah media. Dengan segala kecanggihannya.
"Tantangan terberat hari ini adalah media. Hampir seluruh elemen dikuasai oleh berbagai media," kata Rekan Haris.
Baca Juga : Menikmati Keindahan Kawah Wurung Bersama IPNU IPPNU Bondowoso
Lanjut, Rekan Haris, peran pelajar NU saat ini harus mampu memiliki andil dan peran besar didalamnya. Menguasai dan memanfaatkan media. Sebelum ketinggalan jauh dengan semakin derasnya canggihnya teknologi.
![]() |
| Tim LPP IPNU-IPPNU bersama dengan kader IPNU di pesantren Nurul Ulum, Cindogo, Tapen, Bondowoso |
Selain itu, Rekan Haris, juga mengatakan bahwa tantangan terbesar media hari ini mampu memberikan energi positif kepada publik.
"Baik belum tentu benar, benar belum tentu bermanfaat. Bermanfaat belum tentu tepat. Maka, harus diupayakan kalianlah lah yang harus menjadi subject didalam untuk mengelola media tersebut dengan sebaik mungkin," tambahnya memotivasi.
Sementara itu, pondasi baik untuk mengelola media (IT). Tentu, Rekan dan Rekanita juga harus mampu mengoperasikan dalam bidang kepenulisan.
"Literatur itu penting. Karena di media kalian juga harus bisa menjadi seorang penulis (Jurnalistik, Novelis, Pujangga dan lain sebagainya). Maka, dari itu perbanyak literatur. Sehingga, mampu bercakap dengan baik dan benar. Itu juga merupakan latihan public speaking tanpa sadar," pungkasnya.
Muhyi Setiawan, Wakil Ketua PC IPNU Bondowoso juga menuturkan, bahwa tidak semua yang berada didepan ini akan terus berdiri tegak. Juga, yang saat ini berada di pengelolaan media pesantren Nurul Ulum, Cindogo, Tapen ini juga terus ada. Tentu haruslah ada regenerasi yang berkelanjutan melalui tombak kaderisasi yang semakin massif.
"Saya tidak akan terus berdiri disini. Juga saya tidak akan selalu mengelola media di Pondok ini. Tentu kalianlah yang akan meneruskan perjuangan tersebut. Kami disini hanya bisa memberikan bimbingan dan semangat kepada kalian," tutur Rekan Muhyi.
![]() |
| Tim LPP IPNU-IPPNU bersama dengan kader IPPNU di pesantren Nurul Ulum, Cindogo, Tapen, Bondowoso |
Lebih lanjut, Rekan Muhyi, bahwa seorang manusia itu tidak cukup untuk sekedar hidup. Namun, harus ada yang mampu untuk dikenang.
"Jangan hanya sekedar menulis di batu nisan. Namun, kalian juga harus berkarya," tutupnya Rekan Muhyi yang juga merupakan Anggota di PAC IPNU Jambesari.
Acara tersebut dihadiri oleh segenap pengurus PC IPNU IPPNU Bondowoso. Dengan harapan adanya kegiatan tersebut bisa memberikan inovasi baru. Sehingga, tercipta generasi-generasi yang bisa menempatkan posisi kosong. Tentu, agar roda organisasi ini terus berjalan dan berkelanjutan kedepannya.
Penulis: Haris


